Saturday, 1 October 2011

untuk bagian dari hidup saya yang akan hiang sementara, dengan terpaksa saya merehatkan diri untuk beberapa waktu sementara kalian mempersiapkan diri untuk lomba. saya bukannya ingin jadi gerakan separatis. ini semata-mata untuk menjaga hati saya. kalian sudah jadi bagian dari hidup, bahkan nafas saya, tentunya sulit tanpa kalian. Tapi ini semua sudah jalan yang saya ambil. Saya tidak perlu pengertian dari kalian. Karena kadang yang mengerti hanya kita sendiri, tanpa orang lain bisa melihatnya.


saya cinta kalian lebih dari apapun.
dan itu menyakiti saya untuk melihat saya bukan bagian dari kalian lagi.
dan itu menyakiti saya untuk menangis tiada henti setiap hari.
dan itu menyakiti saya ketika saya harus menyakiti diri saya sendiri dengan meninggalkan kalian beberapa waktu.
dan bila sakit itu sudah biasa, maka pasti hilang, diobati oleh waktu.

sampai jumpa 2 bulan lagi.
saya pergi tanpa harus kalian mengerti.

Thursday, 18 August 2011

selalu kata itu yang bisa diucapkan seorang saya ketika meragukan cinta itu apa..
saya tidak mau di cap sebagai seorang pencemburu tapi bagaimana,
lebih baik saya yang tersakiti lagi daripada dia salah sangka

bukankah terkadang lebih baik bungkam dan membiarkan apa yang ada menyakiti kita
kenapa harus selalu saya yang mencoba mengerti orang lain?
kenapa harus saya yang selalu bisa mengerti?
kapan kamu bisa?

saya meminta berberapa kali, tapi tidak pernah diberi

memang benar kata seorang teman, terkadang tidak cukup memberikan satu isyarat
tapi kenapa teman saya itu bisa, sedangkan kamu tidak?

haruskah saya diam dalam kebungkaman? menangis dalam hati?

Tuesday, 16 August 2011

bukan aku kalau tidak tahu tentang kamu.

*mengerikan tapi itu benar.

Saturday, 6 August 2011

Kalau Tuhan menciptakan rasa yang indah sekaligus sakit, itu adalah rindu.

bosan

bosan untuk bermain kata-kata
bosan untuk dipermainkan kata-kata

bosan untuk selalu mengajak
bosan unuk selalu disia-siakan yang terajak

bosan untuk menyenangkan
bosna untuk dikecewakan yang disenangkan

bosan untuk selalu memahami
bosan untuk menyamakan paham dengan yang terpahami

bosan untuk menyatakan
bosan untuk selalu menunggu pernyataan dari yang dinyatakan

bosan untuk berpikir
bosan untuk tidak diketahui yang terpikirkan

bosan untuk resah
bosan untuk tidak diketahui keresahannya

bosan untuk selalu teratur
bosan untuk berusaha memahami keteraturan

bosan untuk disamakan
bosan untuk menjadi sama


bosan menjadi aku
yang selalu bosan.