Friday, 25 March 2011

?

dan inilah aku, terbangun jam 4 pagi, merasa bahwa semuanya baik-baik saja..
kamu bangun, aku tahu..
kamu yang ada di pikiranku beberapa bulan ini...
kamu yang selalu kucari saat membuka mata..
terganggukah kamu?
pernahkah kau menanyakan ini pada dirimu?
"mengapa orang ini selalu menganggumu?"
jawabannya hanya ada dalam pikiranku, dan aku rasa kamu tahu

dan inilah aku
memerlukanmu lebih dari siapapun
merindukanmu lebih dari siapapun
dan di sinilah aku
mencintaimu, sebanyak yang aku bisa

Thursday, 24 March 2011

kenapa?

kenapa harus mengatakan jika bisa dirasakan?

kenapa harus mencintai jika tidak dicintai?

kenapa harus menjawab jika tidak ada yang bertanya?

kenapa harus jujur jika bohong lebih baik?

kenapa harus menulis jika tidak dibaca?

kenapa harus bertemu jika akhirnya berpisah?

kenapa harus berbicara jika ingin diam?

kenapa harus menangisi orang yang tidak tahu ia ditangisi?

kenapa harus tersenyum jika ingin menangis?

kenapa harus berpikir jika tidak dipikirkan?

kenapa harus hidup jika akhirnya mati?


kenapa harus dipertanyakan jika sudah tahu jawabannya?

pemikiran saya

ketika saya sakit hati, cuma satu yang saya pikirkan...
"BUAT APA SAKIT HATI KALAU YANG BUAT KITA SAKIT HATI TIDAK TAHU KALAU KITA SAKIT HATI"
Jadi untuk siapapun itu, kalian tidak WORTH IT untuk buat diri saya jadi sakit hati.

Tuesday, 22 February 2011

salah

Suatu hari saya sadar, bahwa apa yang saya pilih belakangan ini terlalu banyak. Apakah ini sifat dasar manusia? MARUK? Tapi bagaimana jika keadaannya, saya terlalu percaya diri akan kemampuan saya dan merasa semua yang saya ambil bisa saya lakukan? Sesaat saya benci pada diri sendiri. "KALAU TIDAK SANGGUP, TIDAK USAH DIAMBIL!"
Dalam kebencian itu, saya hanya butuh orang yang bisa dijadikan tempat untuk berdialog. Orang yang bisa membantu saya merenungkan apa yang sudah saya ambil. Bukan berarti menyuruhnya untuk menjadi saya, bukan berarti dia harus menanggung beban yang sama dengan saya, bukan...bukan.. Saya hanya butuh orang yang saya percaya dan bisa menopang saya dari belakang.. dan dia selalu bilang "Prioritas." Saya tahu itu benar...masalahnya adalah saya tidak bisa mundur..
Saya sadar ini semua kesalahan saya. Dan baru sadar, ketika harus memilih dan mengorbankan sesuatu yang saya sukai hanya gara-gara keputusan yang akhirnya saya sesali. Penyesalan juga sudah tidak ada artinya, yang saya tahu, saya berusaha menjadi orang yang bisa bertanggung jawab atas semua hal yang sudah saya ambil. Tidak ada gunanya menengok kebelakang dan mundur dari semua hal yang sudah saya pilih, ya..memang harus dilalui, tidak mungkin semua hal berjalan sesuai dengan keinginan kita.. dan inilah saatnya membuktikan saya bisa tetap hidup dalam pilihan yang salah.


untuk orang yang selalu bisa diajak berdialog, terima kasih ya :)
selalu butuh kamu lebih!
aku janji, lain kali pasti nggak begini lagi :)
prioritas ({})

Friday, 18 February 2011

...

Kalau ditanya apa sebabnya, aku juga tidak tahu.
Terlalu banyak yang dilalui sehingga jarak terkadang berarti.
Maaf ya, aku terlalu berlebihan.
Ingat..aku tidak pernah memaksa..
Kalau memang tidak, jorokkanlah aku di jurang terdalam yang kau bisa
Kalau memang iya, hargai aku sebisa yang kamu bisa

Kau benar tentang pikiranku yang terlalu banyak
maukah kau meringankannya untukku?
karena hanya kau yang bisa..
dan aku tidak tahu kenapa

Jawabanku selalu "gak tau kenapa"
karena memang begitu..setiap kau mengambil alih atas diriku..