Saturday, 28 August 2010

kalau cinta itu ada dan cinta itu kita, kenapa cinta harus dipertanyakan

cinta itu wujudnya adalah kita
kita sebagai manusia, merupakan salah satu tanda cinta orang tua kita
kalau memang bukan itu bukan cinta, bukankah itu harus dipertanyakan...apa itu?
jika itu cinta..dan cinta itu relatif..tak perlu lagi dipertanyakan bukan?
keberadaan cinta itu bisa kita lihat di sekeliling kita dan cinta tak pernah memilih mangsanya, ia terus ada terus tumbuh..
kalau cinta itu memilih, bukankah harus dipertanyakan arti cinta itu? kenapa cinta itu memilih? memilih seseorang yang kadang tak mencintai kita
tak memilih kita
tapi satu jawabnya
cinta tak pernah memilih
yang memilih itu kita
kita yang memilih orang yang sepatutnya kita cintai dan kita juga yang memilih untuk disakiti..
kenapa begitu bodoh?
mencintai orang yang tidak mencintai kita?
lagipula siapa juga yang tahu seseorang mencintai kita atau tidak..
sekali lagi..
cinta tak pernah memilih..karena setiap manusia pasti memiliki perasaan cinta..yang dipertanyakan adalah apakah cinta itu ingin ia ekspresikan ke seseorang apa tidak..
cinta hanyalah kompleksitas..cinta ada atau tidak tergantung subjek pelakunya..
kalau kita salah bentuk cinta, apakah cinta perlu dipertanyakan?
jawabannya adalah RELATIF!

Tuesday, 17 August 2010

ke-mer-de-ka-an

Indonesia
semakin tua tapi tak bertambah dewasa..
entah apa yang aneh di negara ini, setau saya, semakin seseorang itu tua,
semakin banyak pengalamanlah di dalam hidupnya dan hal itu tentunya memperkaya kehidupannya sehingga
ia semakin lama semakin dewasa
tapi apa yang saya lihat di Indonesia, malah sebaliknya, semakin tua, semakin bobroklah dia,
semakin banyak hal - hal yang menghancurkan negara ini baik dari segi pemerintahan, maupun penduduknya sendiri..

Mungkin pemerintahnya yang terlalu pintar, atau terlalu bodoh?
egositislah yang paling diutamakan dalam menjalankan negara ini..
saya memiliki kesimpulan tersendiri, semakin lama seseorang berkuasa di suatu negara, semakin egoislah ia..
perlukah dibuat peraturan bahwa Presiden seharusnya hanya menjabat 1 kali periode (5 tahun)?
buktinya saja mantan Presiden Soeharto, yang berkuasa selama 32 tahun, pada saat periode pertama menjabat,
beliau sungguhlah menjalankan tugasnya dengan baik, tapi ketika periode demi periode berlalu?lihatlah..apa yang terjadi?
kepentingan pribadi mulailah masuk ke dalam Istana Negara, kolusi..korupsi,,nepotisme?
Pemimpin negara Indonesia siapapun dia tidak bisa diberikan kekuasaan lebih dari 1 periode, karena ketika 1 periode lewat,
semakin tidak benarlah ia menjalani pemerintahan, mereka masih tidak stabil dalam mengetahui apa tugas mereka sebenarnya
dalam 1 periode, ketika seorang Presiden melakukan kesalahan, dia akan mencoba menang dalam pemilu berikutnya sehingga
menutupi segala kesalahannya, dan bagaimana selanjutnya? partai dari presiden ybs akan mencalonkan presiden baru yang dapat menutupi
kesalahannya terdahulu, ya lingkaran setan yang akan terus berlanjut..

anak - anak zaman sekarang makin bobrok..bagaimana tidak?
tayangan sinetron, yang memasuki dunia mereka, memberi arah perilaku mereka ke arah yang lebih negatif, pergaulan bebas di sana sini, drugs, AIDS!! ckckckckk
saya sempat menonton tayangan "realigi" dari trans tv, banyak sekali anak durhaka di negara ini, bagaimana bisa maju? negara ini memang negara berkembang,
ya berkembang ke arah yang negatif..
sadarlah generasi muda!pilihlah acara yang baik dan berguna untuk diri kalian, bukan berarti tidak boleh menonton sinetron, tapi jangan jadikanlah sinetron2 yang tidak bermutu sebagai arah hidup anda!
sinetron2 tidak berbobot tidak akan bertahan di rating dan terus ditayangkan, apabila kalian sebagai para penontonnya juga tidak menonton, semua yang ditayangkan disesuaikan dengan porsi tontonan para penonton
dan sekali lagi generasi muda, hal itu ada di tangan kalian..

kapan Indonesia merdeka?
kalau semua orang masih acuh tak acuh..bodo amat..dan segala kegiatan ketidakpedulian lainnya?
refleksikanlah generasi muda


salam,cheryl
manusia yang memperjuangkan kemerdekaan

Monday, 2 August 2010

Jakarta

Jakarta, ibukota negara Indonesia, tempat di mana semua etnis apapun tinggal, tempat di mana semua orang mencari makan, tempat di mana semua orang melakukan aktivitas baik yang mulia maupun hina sekalipun. Dari orang kaya sampai miskin melarat ada di sini, siapapun tinggal di sini. Padahal banyak kota - kota lain di Indonesia yang lebih layak dijadikan tempat tinggal. Atau jangan - jangan mereka yang datang ke Jakarta tergiur oleh pesona 'banyaknya etnis' itu. Karena banyak etnis, jadi usaha apapun akan sukses di sini. Hmmm... banyaknya orang yang tinggal di Jakarta tentu disebabkan oleh pekerjaan, kata orang - orang, Jakarta, memiliki banyak lapangan pekerjaan. Ya...pekerjaan dari pengemis yang hanya minta - minta di jalanan, pekerjaan prostitusi, pekerjaan koruptor...kalian mau jadi setan ataupun malaikat tersedia terus..
Jakarta, merupakan cerminan dari negara Indonesia...dari namanya saja sudah Indo yang berarti campuran...semua orang yang tinggal di sini merupakan orang campuran dari etnis manapun yang mungkin saja dirinya sendiri tidak tahu..bisa saja seorang anak merupakan campuran dari Batak, Flores, Portugis, Jawa, ataupun Ambon...heterogen...itulah Jakarta..
Jakarta, juga tidak pernah tidur, dari pagi hari sekali banyak orang yang sudah siap membuka dagangannya, pergi ke pasar, atau malah baru pulang dari dunia gemerlap..di malam hari pun ia tidak tidur, terjadi berbagai kejadian prostitusi atau para mahasiswa dan pelajar yang masih online sampai pagi..
Jakarta, mungkin menyisakan banyak kenangan..banyak kekesalan..banyak cerita..banyak kejenuhan..tapi ya..Jakarta..tetap ibukota Indonesia

:P
cheryl,
manusia yang terus belajar